Kemenkes: Hari Disabilitas Internasional adalah momentum untuk mempertegas solidaritas


Jakarta (Kabargadget) – Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maria Endang Sumiwi mengatakan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 yang diperingati November lalu, berdekatan dengan Hari Disabilitas Internasional yang diperingati bulan ini, harus dijadikan momentum untuk mempertegas solidaritas.

“Peringatan HKN ke-58 dan Hari Disabilitas Internasional tahun ini harus kita jadikan sebagai momentum untuk mempertegas kepedulian dan memperkuat solidaritas dalam meletakkan landasan yang kuat bagi perlindungan penyandang disabilitas,” ujarnya dalam acara “Talkshow Dalam Rangka HKN ke-58 dan Hari Disabilitas Internasional 2022” yang diikuti secara virtual di Jakarta, Selasa.

Selain itu, peringatan ini dapat dijadikan momentum untuk meyakini bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi kekuatan. Hal ini mengandung makna bahwa seluruh komponen bangsa dapat bersama-sama berpihak kepada penyandang disabilitas.

“Seharusnya kita tidak lagi memiliki stigma negatif terhadap penyandang disabilitas dan memberikan dukungan dalam meningkatkan kesejahteraan, kemandirian dan persamaan hak penyandang disabilitas dalam berbagai aspek kehidupan,” ujarnya.

Ia mengajak semua pihak untuk bekerja sama memberikan akses yang lebih luas bagi semua penyandang disabilitas dalam memenuhi kebutuhannya.

Endang juga menegaskan, upaya pemerintah untuk meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan dan rehabilitasi berbasis masyarakat bagi penyandang disabilitas membutuhkan dukungan semua pihak.

Baca juga: Jokowi: Indonesia tingkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas

Ia berharap peringatan HKN ke-58 sekaligus Hari Disabilitas Internasional dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat dengan meningkatkan pelayanan kesehatan bagi penyandang disabilitas agar mudah diakses dan berkualitas.

Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran orang tua atau pendamping anak disabilitas tentang pentingnya peran mereka dalam mengoptimalkan potensi yang ada dalam mewujudkan Indonesia yang inklusif.

Indonesia telah menandatangani Konvensi Hak Penyandang Disabilitas pada tanggal 30 Maret 2007.

Dengan konvensi ini, Endang menegaskan bahwa penyandang disabilitas berhak mendapatkan standar kesehatan tertinggi yang tersedia tanpa diskriminasi.

Sebagai tindak lanjut dari komitmen global tersebut, Indonesia menindaklanjuti melalui penerbitan UU No. 36 Tahun 2009. Undang-undang ini mengamanatkan pemerintah untuk menjamin ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan memfasilitasi penyandang disabilitas untuk hidup mandiri dan produktif secara sosial dan ekonomi.

Baca juga: KND Sebut Hanya 20 Persen Daerah yang Memiliki Perda Terkait Disabilitas
Baca juga: Staf Khusus Angkie: Disability Day adalah PR untuk memenuhi kebutuhan penyandang disabilitas

Reporter: Rizka Khaerunnisa
M. Hari Atmoko
HAK CIPTA © Kabargadget 2022

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *