Teawalk ke Tambi Wonosobo, Bisa Minum Teh Langsung Di Samping Kebun

Sabtu, 18 Juni 2022 – 17:12 WIB

Kabargadget – Berwisata ke Dieng, jangan lupa mampir ke Tambi. Dua destinasi wisata ini memang sangat populer di Kabupaten Wonosobo. Tentu masih banyak destinasi lain yang tak kalah menarik.

Jika Dieng terkenal dengan pesona candi dan kawahnya, maka Tambi terkenal dengan kebun tehnya yang sangat mempesona. Banyak wisatawan dari berbagai kota datang ke sini untuk menghirup udara segar dan menyerap pesona hamparan kebun teh yang luas.

Kebun teh Tambi terletak di Desa Tambi, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Meski begitu, lokasi kebun tidak hanya di Desa Tambi. Namun ada beberapa kebun yang tersebar di desa dan kelurahan lain. Yakni di Desa Bedakah, Kecamatan Kertek, dan di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sapuran.

Perkebunan teh di Desa Tambi menjadi pusatnya. Karena disinilah semua daun teh yang dipetik diolah menjadi teh siap seduh, yang sebagian untuk konsumsi dalam negeri dan sebagian lagi diekspor ke luar negeri.

Teawalk di kebun teh Tambi Wonosobo.

Teawalk di kebun teh Tambi Wonosobo.

Perkebunan teh Tambi mudah diakses. Ada dua jalur yang biasa dilalui wisatawan. Yang pertama melalui Kota Wonosobo, dan yang kedua melalui jalur Ngadirejo Temanggung.

Jalur Wonosobo biasanya diakses oleh wisatawan pada umumnya. Meski jalur Ngadirejo lebih menantang, jalur ini sangat populer di kalangan yang suka touring.

Yang jelas, semua jalan beraspal bagus dan membelah hamparan kebun teh. Kendaraan hanya diparkir di pinggir kebun lalu turun dan jalan-jalan di kebun teh.

Asyiknya, ada banyak jalan setapak di taman. Setiap hari para pemetik lewat untuk memanen daun teh. Dan sekarang semacam jalur pejalan kaki telah dibuat dari kayu dan bambu di atas kebun teh. Jadi sangat nyaman untuk melihat kebun teh dari atas.

Kebun teh Tambi sangat ideal untuk tamasya keluarga. Soalnya, meski area taman berada di lereng gunung, namun relatif datar. Jika ada tanjakan, masih relatif landai. Perjalanan jauh tidak begitu melelahkan.

“Yang di pinggir jalan landai. Datar seperti sawah. Kalau naik turun tidak begitu ekstrim. Tidak capek jalan-jalan. Banyak kebun teh yang naik turun perbukitan. seperti itu,” kata Lilik, seorang turis asal Semarang.

Panorama di sini sangat eksotis, karena berlatar belakang Gunung Sindoro. Banyak wisatawan yang sengaja membawa tikar dan bekal dari rumah untuk makan bersama di pinggir kebun teh. Tetapi yang harus Anda ingat adalah bahwa Anda tidak dapat membuat jejak sampah.

“Bawa bekal dari rumah ini, bisa hemat, tidak perlu jajan. Cocok untuk jalan-jalan bersama keluarga,” imbuhnya.

Bagi wisatawan yang ingin bermalam bisa masuk ke area dekat pengolahan teh. Ada homestay dan villa di sana. Wisatawan juga bisa mengikuti paket wisata keliling area perkebunan sekaligus melihat bagaimana daun teh diproses di pabrik pengolahannya.

Dan tentunya Anda bisa mencoba menyeruput teh asli olahan kebun teh Tambi sambil menikmati hamparan kebun.

Laporan: Teguh Joko Sutrisno

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *