Syarat Pengembalian Nama Mobil dan Motor Lengkap dengan Biayanya

Rabu, 15 Februari 2023 – 17:32 WIB

Kabargadget Otomotif – Agar dapat digunakan secara legal di jalan raya, kendaraan baik mobil maupun sepeda motor harus dilengkapi dengan STNK dan buku pemilik kendaraan bermotor. Kedua surat tersebut bersifat wajib, dan sesuai dengan identitas pemilik kendaraan.

Saat membeli kendaraan dalam kondisi bekas, pembeli juga diwajibkan mengembalikan nama dalam waktu 30 hari setelah transaksi. Jika tidak, denda dapat dikenakan. Hal ini dilakukan agar masyarakat tertib dalam hal pengurusan identitas kendaraan bermotor.

Polri juga memiliki rencana untuk melakukan deregulasi bagi kendaraan yang sudah lama tidak aktif atau pajaknya tidak pernah dibayar. Ketentuannya adalah dua tahun setelah berakhirnya masa pendaftaran yaitu lima tahun, sehingga total menjadi tujuh tahun.

Ilustrasi Samsat untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Ilustrasi Samsat untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Foto:

  • Kabargadget.co.id/Yunisa Herawati

Dikutip dari situs Daihatsu, Rabu 15 Februari 2023, berikut syarat yang diperlukan untuk melakukan pengalihan nama kendaraan bermotor:

1. Bukti pengalihan hak milik kendaraan bermotor alias kwitansi jual beli yang dibubuhi materai.
2. Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Kepemilikan Kendaraan Bermotor (STNK)
3. Pengecekan fisik kendaraan
4. Kartu Tanda Penduduk pemilik baru

Bukti perpindahan tangan biasanya berupa kuitansi yang dibubuhi stempel. Kemudian BPKB dan STNK asli diambil karena akan diganti dengan yang baru.

Halaman selanjutnya

Mengenai biaya, disebutkan bahwa selain pajak kendaraan juga ada penerimaan negara bukan pajak atau PNPB yang harus dibayar oleh pemilik baru. Dengan rincian sebagai berikut:

img_title



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *