Standardisasi Percepat Transisi Ekosistem Kendaraan Listrik

Jumat, 26 November 2021 – 16:30 WIB

Kabargadget – PT PLN (Persero) menilai dalam percepatan transisi energi perlu adanya standarisasi ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Sehingga arahan Presiden Jokowi terkait peralihan energi dari fosil ke energi baru dan terbarukan segera tercapai.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan standardisasi juga merupakan langkah penting untuk mempercepat konversi mobil konvensional ke mobil listrik, misalnya standarisasi baterai dan charger. Standardisasi ini merupakan langkah penting karena dapat menjadi acuan bagi produsen dalam negeri.

Stasiun pengisian mobil listrik.

Stasiun pengisian mobil listrik.

Ibarat colokan listrik, tiap negara punya bentuk yang berbeda-beda, tapi ketika masuk ke Indonesia hanya ada satu bentuk, kata Bob pada Talkshow Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2021, dikutip dari situs resmi PLN.

Kemudian, idealnya platform aggregator harus mampu memberikan efektivitas dan efisiensi total untuk mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Platform agregator juga dapat menjadi alat kontrol bagi implementasi kebijakan pemerintah.

“Aggregator juga bisa berfungsi sebagai alat untuk mempertanggungjawabkan insentif yang diberikan oleh pemerintah. Untuk itu, kita harus membuat aggregator terstandardisasi, yaitu konvergen menjadi satu, dan dipegang oleh negara. Karena ini untuk kepentingan negara. negara,” lanjutnya.

SPBU Shell menyediakan SPKLU untuk mobil listrik

SPBU Shell menyediakan SPKLU untuk mobil listrik

Sementara itu, PLN telah mengembangkan platform Charge.IN yang terintegrasi dengan superapps PLN Mobile untuk memudahkan pengguna kendaraan listrik memantau lokasi SPKLU aktif, transaksi yang dilakukan dan jumlah energi yang dikonsumsi. Platform Charge.In siap menjadi platform agregator ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

“Transisi energi dari fosil ke energi terbarukan merupakan keharusan dan tidak bisa ditunda-tunda. Oleh karena itu, harus ada rencana yang terukur dan timeline yang jelas,” kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *