Satgas Penanganan Koperasi Bermasalah ingin menumbuhkan rasa aman


Jakarta (Kabargadget) – Kepala Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Koperasi Bermasalah Agus Santoso mengatakan akan menjaga integritas dan bekerja cepat untuk menumbuhkan rasa aman dan tentram bagi masyarakat atau anggota yang tergabung dalam koperasi.

Oleh karena itu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) karena lembaga independen tersebut merupakan bagian dari Tim Satgas dengan Kejaksaan, Kepolisian, dan unsur masyarakat.

“Minggu depan (diharapkan) kemajuan sudah mulai membantu masyarakat agar bisa mendapatkan haknya,” katanya di kantor PPATK seperti dalam keterangan pers, Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Gugus Tugas Penanganan Koperasi Bermasalah Diharapkan Bisa Menjawab Keluhan Masyarakat

PPATK yang tergabung dalam Tim Satgas tersebut adalah Pj Deputi Bidang Pemberantasan PPATK Muhammad Novian, dan Direktur Analisis dan Pemeriksaan II PPATK Aris Priatno.

Dalam dua pekan ke depan, dia optimistis akan ada pembayaran kepada anggota koperasi yang bermasalah. Untuk itu, diharapkan pengurus koperasi dapat menjaga itikad baik untuk bekerjasama dalam memberikan data kepada Satgas secara transparan.

Lebih lanjut, Agus ingin PPATK memiliki visi yang sama dalam menangani koperasi bermasalah.

Saat ini, prioritas Satgas adalah menyelesaikan delapan koperasi bermasalah yang sedang dalam proses homologasi/perjanjian damai pasca Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Kedelapan koperasi tersebut adalah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sejahtera Bersama, KSP Indosurya, KSP Pracico Inti Sejahtera, KSP Lima Garuda, dan KSP Timur. Pratama Indonesia.

Baca juga: Pemerintah Atur 62.000 Koperasi Bermasalah

Dalam hal ini, Tim Satgas mengunjungi empat dari 8 koperasi bermasalah, yaitu KSP Sejahtera Bersama, KSP Indosurya, KSP Pracico Inti Sejahtera, dan KSPPS Pracico Inti Utama.

“Kami mohon kerjasama dan itikad baiknya agar Satgas membuka akses (data koperasi) untuk dicek dengan jaminan kebenarannya. Sebagai imbalannya kerahasiaan data,” ujarnya.

Selain itu, ia berharap delapan koperasi bermasalah yang sedang dalam proses pelaksanaan homologasi/perjanjian damai akan lebih kondusif dan mengikuti proses tahapan PKPU.

“Kami mendampingi delapan koperasi untuk ikut dalam proses tahapan PKPU. Mari kita patuhi akta perdamaian bersama, kita dorong agar hak-hak mereka dilindungi,” kata Agus.

Sebagai informasi, Satgas Penanganan Koperasi Bermasalah membuka hotline nomor 081281177441 untuk menampung pengaduan, aspirasi, dan laporan masyarakat sehingga berbagai permasalahan dapat dipetakan.

Wartawan: M Baqir Idrus Alatas
Adi Biru
HAK CIPTA © Kabargadget 2022

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *