Program LCGC Lebih Cocok untuk Mobil Listrik

Kamis, 25 November 2021 – 14:20 WIB

Kabargadget – Pemerintah gencar memberikan dukungan kepada kendaraan listrik untuk keperluan fiskal dan non-fiskal. PT PLN (Persero) berharap pemerintah mengatur program kendaraan Low Cost Green Car (LCGC) menjadi Low Carbon Emission Vehicle (LCEV).

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengakui saat ini harga mobil listrik dengan spesifikasi setara LCGC masih lebih mahal. Namun seiring dengan perkembangan teknologi, khususnya perkembangan baterai yang menghabiskan biaya sepertiga dari keseluruhan mobil, tentunya ke depan mobil listrik akan lebih murah.

“Produsen otomotif China sudah memproduksi mobil listrik murah di kisaran harga Rp 60 juta. Saya kira program LCGC ke depan akan lebih tepat untuk mobil listrik. Apalagi Indonesia mampu memproduksi aki mobil di dalam negeri,” ujarnya. seperti dikutip dari situs resmi PLN, Kamis. 25 November 2021.

Pengisian di SPKLU
Foto:

  • Kabargadget/Nur Faishal (Surabaya)

Pengisian di SPKLU

Bahkan, Bob menilai kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) lebih baik daripada kendaraan listrik hibrida plug-in (PHEV). Berbeda dengan KBLBB yang nol emisi, mobil hybrid tetap menghasilkan emisi, karena listriknya dihasilkan menggunakan mesin pembakaran internal (ICE).

“Selain itu, efisiensi mobil listrik akan terasa bagi pelanggan jika langsung ke mobil full electric. Sistem mobil listriknya sederhana, artinya biaya perawatannya juga murah. Komponennya juga lebih sedikit, tidak seperti ICE yang cukup banyak. banyak, sehingga dalam jangka panjang perawatannya lebih efisien,” lanjutnya.

Memang dari sisi konsumsi bahan bakar, mobil listrik terbukti lebih irit dibandingkan mobil konvensional. Untuk listrik 1 kilo Watt hour (kWh) mampu menggerakkan mobil listrik sejauh 10 kilometer (km), sama dengan konsumsi mobil konvensional untuk 1 liter bensin.

“Mana hematnya? Misalkan pakai Pertamax sekitar Rp 9.000,- 1 kWh listrik tegangan rendah sekitar Rp 1.444. Artinya bisa hemat sampai enam kali, sangat hemat,” ujarnya.

Memang diakui Bob menggunakan mobil listrik akan menambah tagihan listrik rumah. Namun jika dibandingkan dengan biaya pengeluaran untuk bahan bakar bulanan tentunya akan jauh berbeda.

“Apalagi PLN ada program diskon pengisian mobil listrik dari jam 10 malam sampai jam 5 pagi. PLN juga memberikan program tambahan daya bagi pemilik mobil listrik dengan memberikan tambahan diskon dari maksimal Rp 4,5 juta menjadi hanya Rp 150 ribu saja,” ujarnya. .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *