Penghasilan ojol per bulannya mengejutkan, membuat para pekerja kantoran iri

Kamis, 9 Desember 2021 – 11:23 WIB

Kabargadget – Transportasi online merupakan salah satu jawaban masyarakat di era digital. Melalui aplikasi di smartphone, mobil atau motor yang dibutuhkan untuk mobilitas bisa datang dengan cepat sesuai pesanan.

Hanya butuh sentuhan jari di layar gadget, kendaraan berpindah tempat langsung hadir di hadapan konsumen. Tak hanya itu, tarif yang diterapkan pun sesuai dengan mileage yang tertera di aplikasi.

Sehingga tidak ada tawar menawar lagi, seperti yang terjadi saat menyewa ojek Pangkalan. Transportasi berbasis aplikasi digunakan oleh semua kalangan, bahkan selebriti dan pejabat negara menggunakannya dalam kondisi tertentu.

Wali Kota Depok Mohammad Idris saat penandatanganan pakta integritas dengan sejumlah pengemudi ojol untuk pengoperasian transportasi berbasis aplikasi di Depok pada Selasa, 7 Juli 2020.

Wali Kota Depok Mohammad Idris saat penandatanganan pakta integritas dengan sejumlah pengemudi ojol untuk pengoperasian transportasi berbasis aplikasi di Depok pada Selasa, 7 Juli 2020.

Khusus untuk ojek online, pendapatan yang mereka peroleh tidak hanya mengantar penumpang, tetapi juga mengirimkan barang pesanan, hingga makanan sesuai permintaan konsumen melalui aplikasi.

Berbeda dengan taksi online yang hanya mengangkut penumpang, dan barang tertentu berukuran besar, artinya tidak mengantarkan makanan. Jadi berapa gaji, atau penghasilan mereka setiap bulan?

Melalui video yang diunggah ke akun Tiktok @rizkymariodh, pengakuan dari ojol atau pengemudi taksi online cukup mengejutkan. Pasalnya, pendapatan yang dikumpulkan per hari dihitung satu bulan di atas gaji UMR (Upah Minimum Daerah).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *