Kolaborasi Honda dan Sony Hadirkan Lini Bisnis Baru untuk Perkuat Penjualan Kendaraan Listrik

AKURAT.CO, Untuk mendukung penjualan kendaraan listrik (EV), Honda Motor Co., Ltd. dan Sony Group Corporation bekerja sama meluncurkan Sony Honda Mobility Inc.

Selain mendukung penjualan kendaraan listrik, bisnis ini juga dihadirkan sebagai penyedia layanan untuk mendukung kebutuhan mobilitas masa depan.

Lini bisnis baru hasil kerjasama kedua perusahaan ini diharapkan dapat menghasilkan teknologi yang diklaim terdepan dalam hal lingkungan, keselamatan, mendukung mobilitas masyarakat, riset struktur bodi kendaraan dan layanan purna jual.

baca juga:

Direktur Perwakilan, Ketua dan CEO Sony Honda Mobility Inc. (Direncanakan) dan Senior Managing Officer Honda Motor Co., Ltd.

Yasuhide Mizuno mengatakan, melalui kesepakatan joint venture ini, merupakan titik awal, di mana ia memulai tantangan besar untuk merevolusi mobilitas dan menciptakan nilai baru.

“Kami berencana untuk sepenuhnya memanfaatkan aset teknologi yang dimiliki kedua perusahaan di area yang berbeda, seperti teknologi penginderaan Sony dan kemampuan pengembangan mobilitas asli Honda, untuk mewujudkan mobilitas dan layanan yang menginspirasi. Dengan menyatukan keahlian kedua perusahaan, kami bertujuan untuk memimpin di era baru,” kata Yasuhide Mizuno, dalam siaran persnya.

Honda sendiri meyakini bahwa kemampuan dan pengalaman Sony yang ahli di bidang telekomunikasi, jaringan, dan teknologi yang mendukung mobilitas masyarakat sehari-hari, sejalan dengan visi dan misi perusahaannya.

Kerja sama antara Honda dan Sony sebelumnya didahului dengan penandatanganan nota kesepahaman antara kedua pihak pada Maret 2022.

Aliansi antara Honda dan Sony yang berkantor pusat di kota Tokyo, Jepang, akan mulai beroperasi pada 2022.

Tentu saja, pihaknya menargetkan untuk memulai produksi dan penjualan global kendaraan listriknya pada 2025.

Pada pertengahan April 2022, Honda Motor Co., Ltd menyampaikan rencana lebih lanjut terkait visi elektrifikasi ke depan, dimana Honda mengumumkan rencana untuk meluncurkan hingga 30 mobil listrik secara global pada 2030.

Total 30 mobil listrik terdiri dari berbagai segmen kendaraan, mulai dari mini-EV komersial, hingga model di segmen premium, dan Honda telah merencanakan total volume produksi lebih dari 2 juta unit secara global per tahun.

Director, President, Representative Executive Officer dan CEO, Honda Motor Co., Ltd. Toshihiro Mibe mengatakan, Honda terus menghadapi tantangan baru di bidang lingkungan, keselamatan.

Ini juga teknologi, yang akan menjadi kekuatan pendorong perubahan, dalam hal mobilitas dan menjadi kekuatan pendorong bagi orang-orang di seluruh dunia yang mencoba melakukan sesuatu atas inisiatif mereka sendiri.

“Kami sangat senang telah menandatangani perjanjian dengan Sony, yang memiliki kekuatan dalam teknologi digital canggih untuk menghadapi tantangan baru. Sejak diumumkan pada bulan Maret, banyak orang telah menyatakan harapan mereka untuk lini bisnis ini. Di mana kami akan berusaha untuk menciptakan nilai baru melalui campuran beragam yang dibawa oleh industri gabungan kami ke depan,” kata Toshihiro Mibe.

Sementara itu, Representative Corporate Executive Officer, Chairman, President and CEO, Sony Group Corporation, Kenichiro Yoshida mengatakan, berdasarkan visinya, Sony memiliki inisiatif dalam bisnis mobilitas yang berpusat di tiga area; keamanan, hiburan, dan kemampuan beradaptasi.

Menurutnya, pihaknya sangat senang bisa bertemu dengan partner baru merek, yakni Honda.

Dimana pada akhirnya bisa mencapai nota kesepahaman dan juga memulai lini bisnis baru bersama.

“Kami akan terus berkontribusi pada evolusi mobilitas dengan menggabungkan teknologi lingkungan dan keselamatan mutakhir Honda, kemampuan pengembangan mobilitas, teknologi pembuatan bodi kendaraan dan pengalaman manajemen layanan purna jual, dengan keahlian kami dalam pencitraan, penginderaan, telekomunikasi, jaringan dan teknologi hiburan.” .[]



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *