Kisah Haru Dibalik Robot Avatar Menjadi Pelajar dan Setiap Hari Ke Sekolah : Kabargadget techno

PERNAH Berpikir untuk memiliki teman robot saat belajar di sekolah? Ya, inilah yang dialami siswa di Pusteblume-Grundschule School di Kota Berlin, Jerman. Setiap hari sekarang ada avatar robot yang datang ke sekolah dan mengambil pelajaran seperti siswa lainnya.

Robot tersebut bukan sembarang robot, melainkan robot yang merepresentasikan kedatangan seorang siswa bernama Joshua Matinangeli (7). Sebagaimana dilaporkan Reuters, Joshua memiliki keterbatasan fisik, sehingga ia tidak bisa bergerak bebas, apalagi harus datang langsung ke sekolah.

Baca juga: Sains dan Al-Qur’an: Pentingnya Menjaga Kebersihan Mulut Agar Terhindar dari Mikroba Jahat

Joshua, seorang siswa di Jerman yang sakit, digantikan oleh avatar robot untuk pergi ke sekolah.  (Foto: Reuters)

Kehadiran robot bernama robot avatar menggantikan tubuh fisik Joshua untuk merasakan pengalaman berinteraksi dengan teman-temannya. Inovasi ini memungkinkan Joshua untuk mengobrol dan mengalami bermain di sekolah meskipun sebenarnya dia di rumah.

“Anak-anak berbicara dengannya, tertawa bersamanya, dan kadang-kadang bahkan mengobrol dengannya selama pelajaran. Joshi juga melakukannya dengan baik,” kata Kepala Sekolah Pusteblume-Grundschule Ute Winterberg.

Baca juga: Pecahkan Rekor YouTube, Video Baby Shark Ditonton 10 Miliar Kali

Joshua memiliki keterbatasan fisik karena harus memakai selang di lehernya akibat penyakit paru-paru yang parah. Kondisi ini tidak memungkinkan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan mudah.

Kehadiran robot di dalam kelas memungkinkan Joshua merasakan kondisi nyata pergi ke sekolah dengan interaksi sosial teman-temannya.

Joshua dapat mengirimkan sinyal dengan membuat robotnya berkedip untuk memulai interaksi dengan teman-temannya. Untungnya, cara ini membantu Joshua mengenal teman-temannya.

“Saya suka. Saya juga suka avatar robot,” kata salah satu siswa bernama Noah Kuessner, seperti dikutip dari Di antara, Sabtu (15/1/2022).

Baca juga: NFT Dianggap Sebagai Alternatif Baru Bekerja di Ruang Digital

Noah juga merupakan teman Joshua yang sering mengobrol dan bermain dengan avatar yang mewakili Joshua di kelas. Namun, kehadiran langsung Joshua di kelasnya masih ditunggu.

“Saya lebih suka jika Joshi benar-benar bisa datang ke sekolah,” kata teman sekelas lainnya bernama Beritan Aslanglu.

Baca juga: YouTube Sedang Menguji Fitur Baru untuk Android

Kehadiran robot yang mewakili Joshua sebenarnya merupakan inisiatif dari Dewan Lokal di Distrik Berlin dan akhirnya memunculkan proyek robot avatar.

“Kami adalah satu-satunya distrik di Berlin yang telah membeli empat avatar robot untuk anak-anak agar bisa langsung ke sekolah. Ini karena covid-19, tapi saya pikir ini akan menjadi masa depan yang jauh melampaui pandemi,” katanya. Dewan Pendidikan Kabupaten mengatakan. Berlin Torsten Kuehne.

Melalui inovasi ini, diharapkan anak-anak yang memiliki keterbatasan dan tidak bisa keluar rumah kini dapat merasakan interaksi masa kecil dengan teman sebayanya.

Baca Juga: Pemuda Indonesia Ghozali Ghozalu Sukses Jual NFT Foto Selfie, Chef Arnold Beli

Baca juga: Drone berawak pertama di Eropa berhasil mengudara

Anak-anak juga diharapkan memiliki pengalaman manis yang tak terlupakan dengan bantuan avatar robot.

“Karena berbagai alasan, seringkali ada anak-anak yang tidak bisa masuk kelas secara langsung. Avatar robot ini bisa memberikan kesempatan kepada anak untuk tetap menjadi bagian dari komunitas sekolah,” pungkas Kuehne.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *