Kemlu: WNI di Taiwan selamat setelah kunjungan Pelosi


Jakarta (Kabargadget) – Kementerian Luar Negeri memastikan sekitar 300.000 WNI di Taiwan aman, menyusul kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat, Nancy Pelosi, ke pulau itu, yang memicu kemarahan China.

“Saat ini kondisi WNI di Taiwan masih tenang dan aman. Insya Allah, tidak ada eskalasi lebih lanjut,” kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha dalam konferensi pers online, Jumat.

Meski demikian, kata Judha, Kemlu akan terus bekerja sama dengan Kantor Ekonomi dan Perdagangan Indonesia (KDEI) di Taipei untuk memantau situasi keamanan di Taiwan.

“KDEI, seperti perwakilan Indonesia lainnya, telah menyusun rencana kontinjensi untuk mengantisipasi jika terjadi eskalasi konflik,” katanya.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah menjelaskan, kunjungan Pelosi telah diantisipasi Indonesia sebagai sesuatu yang akan menciptakan kondisi yang tidak menguntungkan dan berpotensi menimbulkan ketegangan.

Indonesia juga menyampaikan keprihatinan tentang meningkatnya persaingan di antara kekuatan-kekuatan besar dunia, bahkan pada saat negara-negara sedang melakukan restrukturisasi ekonomi mereka yang terkena dampak pandemi COVID-19.

“Kami tentu menyayangkan apa yang terjadi sekarang dalam konteks apa yang terjadi selama eskalasi, kami mencatat rencana latihan yang telah dikeluarkan China, semoga tidak mengarah pada eskalasi … menghindari ketegangan yang terjadi di berbagai Asia Timur. daerah,” kata Faizasyah.

Sebagai bagian dari upaya untuk meredakan ketegangan, Indonesia menantikan komunikasi antara para pemimpin Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dan mitra mereka yang berkumpul di Phnom Penh, Kamboja, untuk pertemuan tingkat menteri luar negeri.

Baca juga: WNI di Taiwan Tak Merasa Terganggu Ketegangan Politik dengan China
Baca juga: Menlu RI: ASEAN, China harus berkontribusi untuk stabilitas kawasan

Reporter: Yashinta Difa Pramudyani
Anton Santoso
HAK CIPTA © Kabargadget 2022

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *