GCB Luncurkan Ekowisata dan Eduwisata Sungai Ciliwung

Selasa, 16 November 2021 – 07:00 WIB

Kabargadget – Dalam rangka memperingati Hari Ciliwung 2021 dengan tema ‘Simpan Sungai dan Lestarikan Keanekaragaman Hayati’, Gerakan Ciliwung Bersih (GCB) memperkenalkan Ekowisata dan Eduwisata di sepanjang Sungai Ciliwung. Masyarakat dan pelajar dapat berwisata di sungai sambil belajar tentang seluk beluk sungai, sejarah sungai Ciliwung, upaya pelestarian sungai, biota sungai dan lain sebagainya.

Peluncuran ditandai dengan peresmian Gerbang Jembatan Pantau dengan pengguntingan pita oleh Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Sigit Reliantoro yang didampingi perwakilan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pam Jaya, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Kepala Badan Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Ketua Gerakan Ciliwung Bersih, Pembina Gerakan Ciliwung Bersih, GM Indonesia Power, dan Ciliwung Care Group serta perwakilan perusahaan anggota GCB yang berlangsung di sekretariat GCB, Jalan Purifikasi, Karet Bivou, Jakarta Pusat, Sabtu 13 November 2021.

Sebagai informasi, Jakarta merupakan ibu kota yang memiliki sungai dengan anak sungai terbanyak di Indonesia. Salah satunya adalah Sungai Ciliwung dengan panjang sekitar 120 kilometer yang membentang di tengah kota Jakarta.

Peluncuran Ekowisata dan Eduwisata Sungai Ciliwung.

Peluncuran Ekowisata dan Eduwisata Sungai Ciliwung.

Sejak dulu, Sungai Ciliwung memiliki peran penting bagi masyarakat. Sayangnya, Sungai Ciliwung mendapat perlakuan buruk dari masyarakat sehingga masuk kategori sungai terparah. Bahkan sejak tahun 1976 hingga 2014, Sungai Ciliwung beberapa kali membanjiri ibu kota Indonesia. Upaya pelestarian dan pemulihan kondisi Sungai Ciliwung terus dilakukan oleh berbagai pihak.

“Setelah 31 tahun, akhirnya usaha kami menunjukkan hasil yang sangat positif. Kualitas air Sungai Ciliwung telah mencapai level 2 yang berarti layak untuk air minum, memungkinkan berkembang biaknya biota perairan seperti ikan, udang dan lain-lain. Perkembangan ini memotivasi kami untuk terus meningkatkan minat masyarakat dalam merawat kelestarian Sungai Ciliwung,” ujar Ketua Gerakan Ciliwung Bersih, Ir. Peni Susanti Dipl. Est dalam keterangannya, Senin, 15 November 2021.

“Ini saatnya kita memperkenalkan wajah baru Sungai Ciliwung sebagai destinasi wisata alternatif di Jakarta sekaligus belajar tentang sungai, pelestarian sungai dan lingkungan sekitar sungai,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *