Desa Wisata Jadi Andalan Membangkitkan Ekonomi Saat Pandemi

Sabtu, 1 Mei 2021 – 09:47 WIB

Kabargadget – Indonesia memiliki berbagai desa wisata yang tersebar di seluruh tanah air. Desa wisata juga menjadi incaran wisatawan belakangan ini karena menawarkan pengalaman mulai dari budaya hingga kearifan lokal.

Desa wisata di Tanah Air sendiri saat ini menjadi salah satu program pengembangan pariwisata yang menjadi fokus pemerintah, termasuk Kementerian Pariwisata dan Badan Ekonomi Kreatif. Pengembangan desa wisata berfokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan dan berfokus pada tiga aspek, keberlanjutan, sosial, lingkungan dan ekonomi.

Pembangunan ini diharapkan tidak hanya memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat tetapi juga sejalan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat, penguatan kearifan budaya lokal dan pelestarian lingkungan dalam rangka mewujudkan desa wisata yang berkualitas dan bertanggung jawab untuk mewujudkan pengembangan desa wisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Untuk itu, Kementerian Pariwisata kembali menggelar Indonesian Tourism Village Award. Kegiatan ini bertujuan untuk menjadikan desa wisata di Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia dan berdaya saing yang mampu mendorong pembangunan daerah, kesejahteraan masyarakat dan sebagai sarana promosi desa wisata kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dengan mengangkat tema Indonesia Bangkit, Menteri Pariwisata dan Badan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno berharap acara ini dapat menghidupkan kembali perekonomian akibat pandemi COVID-19.

“Mendorong seluruh pelaku pariwisata dan pelaku industri kreatif untuk mampu menjadikan desa wisata mampu menopang perekonomian bangsa agar kuat dan bangkit kembali dari dampak COVID-19 yang dirasakan dampak sosial ekonomi terhadap kesejahteraan masyarakat pedesaan, ” kata Sandiaga Uno, dikutip dari keterangannya. YouTube Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jumat 30 April 2021.

Sandi menjelaskan, penghargaan ini ditujukan kepada seluruh masyarakat pedesaan dan pelaku ekonomi kreatif yang bergerak dalam pengembangan desa wisata yang meliputi pengusaha industri kreatif dan kreatif, pengelola desa wisata, komunitas kreatif pecinta wisata desa dan pihak-pihak yang terlibat dalam pengembangan desa wisata.

Selain itu, rangkaian acara diharapkan menjadi tolak ukur pengembangan desa wisata yang berkualitas dan berkelanjutan, memberikan capaian pembangunan desa wisata yang berkelanjutan.

Penghargaan ini juga diharapkan dapat menjadi pengungkit perekonomian desa dan sebagai wahana promosi untuk menunjukkan berbagai potensi desa wisata di Indonesia kepada wisatawan domestik atau nantinya kepada wisatawan mancanegara. Serta mendorong daerah untuk membuat desa wisata baru di daerahnya yang dapat membangkitkan perekonomian masyarakat.

Untuk diketahui, rangkaian acara diawali dengan kegiatan meluncurkan Pada Jumat 30 April 2021, pendaftaran pelaku desa wisata seluruh Indonesia akan dilanjutkan melalui situs resmi Jaringan Desa Wisata Jadesta.com. Dilanjutkan dengan kegiatan kurasi dan penilaian oleh dewan juri dan ditentukan pemenangnya, dan acara puncaknya pada tanggal 7 Desember 2021.

“Penilaian penghargaan desa wisata didasarkan pada empat pilar pembangunan desa wisata yaitu governance, local economy, culture and environment sustainability. Terdiri dari 7 kategori penilaian untuk toilet, souvenir, desa digital, CHSE, diharapkan ini akan menjadi tolak ukur pengelola desa wisata dan pelaku ekonomi kreatif di desa wisata untuk mengembangkan desa wisata agar berkualitas dan berkelanjutan,” kata Sandiaga Uno.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *