Starlink Hapus Layanan Sewa Gratis Perangkat Satelit Untuk Pengguna Baru

16 Jun, 2026 2 min read
Starlink menghentikan program sewa gratis perangkat satelit. Pengguna kini wajib membayar biaya sewa bulanan sekitar Rp157.000 untuk perangkat Standard Kit.
Starlink Hapus Layanan Sewa Gratis Perangkat Satelit Untuk Pengguna Baru

Kabar kurang mengenakkan datang bagi calon pengguna layanan internet satelit besutan SpaceX. Starlink resmi menghentikan kebijakan penyewaan perangkat keras secara cuma-cuma yang selama ini menjadi daya tarik utama bagi pelanggan baru.

  • Biaya sewa perangkat Standard Kit kini dikenakan sebesar Rp157.000 per bulan.
  • Pengguna paket Residential Max kini harus membeli perangkat Mini dish secara mandiri.
  • Total biaya bulanan untuk paket Residential Max naik menjadi sekitar Rp2.200.000.
  • Perubahan kebijakan ini berlaku secara global bagi seluruh pelanggan baru.

Pergeseran Model Bisnis Perangkat Keras

Tampilan biaya bulanan perangkat Standard Kit terbaru
Tampilan biaya bulanan perangkat Standard Kit terbaru (Photo: SpaceX)

Langkah ini diambil setelah valuasi perusahaan menembus angka fantastis di pasar saham. Sebelumnya, Starlink memberikan perangkat Standard dan Mini dish sebagai bonus sewa untuk menjaring basis pelanggan yang masif dalam waktu singkat. Kini, strategi tersebut diubah menjadi model bisnis berbasis biaya sewa bulanan atau pembelian langsung.

Penerapan biaya sewa sebesar Rp157.000 per bulan untuk Standard Kit memberikan dampak jangka panjang bagi pelanggan. Jika dihitung dalam durasi pemakaian yang lama, total biaya sewa tersebut bisa melampaui harga beli perangkat itu sendiri. Selain itu, pelanggan tidak memiliki perangkat tersebut sepenuhnya dan wajib mengembalikan unit jika layanan dihentikan.

Dampak Bagi Pengguna Paket Premium

Bukan hanya pengguna paket standar, kebijakan ini juga memengaruhi pelanggan paket Residential Max. Sebelumnya, pelanggan kategori ini mendapatkan unit Mini dish secara gratis. Kini, mereka tidak hanya harus membayar biaya sewa perangkat, tetapi juga diwajibkan membeli sendiri unit Mini dish jika menginginkan konektivitas portabel.

Kenaikan total biaya bulanan menjadi sekitar Rp2.200.000 untuk paket Residential Max tentu menjadi pertimbangan baru. Bagi pengguna yang membutuhkan mobilitas tinggi, investasi awal untuk membeli perangkat menjadi beban biaya tambahan yang tidak terelakkan.

Evolusi Perangkat Keras Mendatang

Di balik kebijakan biaya sewa, muncul spekulasi mengenai kehadiran generasi perangkat baru yang lebih canggih. Starlink dikabarkan sedang menyiapkan Standard Gen 4 yang dirancang lebih ringkas dan portabel. Perangkat ini diprediksi akan mendukung konstelasi satelit V3 yang mampu memberikan kecepatan hingga level gigabit.

Sementara itu, varian Mini dish juga disebut bakal mendapatkan peningkatan signifikan, termasuk integrasi baterai internal dan pengisian daya melalui USB-C. Peningkatan fitur tersebut diduga menjadi alasan utama di balik penerapan biaya sewa, sebagai bentuk kompensasi atas teknologi baru yang ditawarkan kepada pengguna.

Via: Notebookcheck