Memilih laptop untuk produktivitas harian sering kali membuat kita terjebak di antara desain yang menawan atau fungsionalitas yang lengkap. HP kini mencoba menjawab tantangan tersebut melalui kehadiran HP OmniBook Ultra 14, sebuah perangkat yang diposisikan untuk menggantikan posisi legendaris seri Spectre. Desainnya kini tampil lebih segar dengan meninggalkan elemen sudut diamond cut yang sebelumnya menjadi ciri khas Spectre.
- Desain bodi baru yang tampil lebih orisinal dan modern.
- Pembaruan tata letak keyboard dengan desain beveled.
- Absensi port USB A untuk pertama kalinya pada seri OmniBook.
- Harga jual mulai dari Rp31.300.000 atau 2000 dolar AS.
Perubahan Desain Keyboard yang Menjadi Sorotan
Salah satu aspek yang paling terasa perbedaannya pada model 2026 ini adalah tata letak keyboard. HP memutuskan untuk meninggalkan gaya chiclet tradisional dan menggantinya dengan layout beveled. Bagi pengguna yang terbiasa dengan kenyamanan mengetik pada seri Spectre atau EliteBook, perubahan ini mungkin terasa kurang memuaskan. Umpan balik tombol terasa lebih empuk dan jarak tekan yang lebih dangkal dibandingkan generasi sebelumnya.
Keterbatasan Konektivitas Legacy
Selain keyboard, pengguna yang masih bergantung pada perangkat lama harus sedikit beradaptasi dengan minimnya konektivitas. HP OmniBook Ultra 14 tidak lagi menyertakan port USB A, sebuah langkah yang cukup berani mengingat seri OmniBook X yang lebih tipis justru masih menyediakannya. Tren ini seolah mengikuti langkah kompetitor seperti Lenovo pada lini Yoga Slim 7 Ultra yang juga mulai meninggalkan port fisik tradisional. Pengguna kini harus lebih sering mengandalkan adapter USB C untuk menghubungkan aksesori lama.
Analisis Penggunaan dan Posisi Pasar
Dengan spesifikasi yang diusung, laptop ini sangat ideal bagi pekerja kreatif atau profesional yang mengutamakan mobilitas dan estetika premium. Kompromi pada kedalaman tombol keyboard dan hilangnya port USB A mungkin akan terasa bagi mereka yang sering melakukan pengetikan naskah panjang atau masih menggunakan perangkat periferal lawas. Dibandingkan dengan pesaing di kelas harga serupa, perangkat ini menonjolkan sisi desain yang lebih segar, namun tetap harus bersaing ketat dengan laptop premium lain yang masih mempertahankan konektivitas lengkap.
Referensi: HP | Notebookcheck
