HoYoverse Kucurkan Rp229 Triliun Untuk Integrasi AI Di Game Masa Depan

14 Jun, 2026 2 min read
HoYoverse menginvestasikan Rp229 triliun untuk membangun infrastruktur AI mandiri guna menghadirkan NPC dengan percakapan dinamis di game Petit Planet.
HoYoverse Kucurkan Rp229 Triliun Untuk Integrasi AI Di Game Masa Depan

Industri game mobile sedang bersiap menghadapi perubahan besar seiring dengan langkah ambisius dari HoYoverse. Pengembang asal Shanghai ini baru saja mengumumkan rencana investasi fantastis senilai 14,6 miliar dolar AS atau setara dengan Rp229 triliun untuk membangun infrastruktur kecerdasan buatan (AI) internal dalam tiga tahun ke depan.

  • Investasi sebesar Rp229 triliun difokuskan pada pengembangan ekosistem komputasi mandiri.
  • HoYoverse membangun klaster GPU dan kerangka kerja pelatihan model sendiri tanpa bergantung pada penyedia pihak ketiga.
  • Teknologi AI akan diimplementasikan pertama kali pada game simulasi kehidupan terbaru, Petit Planet.
  • NPC dalam game akan mampu melakukan percakapan dinamis dan tidak terbatas pada skrip kaku.

Integrasi AI Canggih di Petit Planet

Strategi yang dipaparkan oleh salah satu pendiri HoYoverse, Liu Wei, menekankan pada integrasi vertikal. Alih-alih menggunakan model bahasa besar dari penyedia komersial, studio ini memilih membangun ekosistem komputasi sendiri. Langkah ini mencakup pembuatan klaster unit pemrosesan grafis serta pengembangan kerangka kerja khusus untuk melatih model AI yang akan mendukung operasional game live service mereka.

Uji coba publik pertama untuk teknologi ini akan dilakukan melalui game simulasi kehidupan mendatang, Petit Planet. Jika pada game simulasi tradisional dialog karakter sering kali berulang, HoYoverse akan menerapkan model pemrosesan bahasa alami agar karakter non-pemain (NPC) dapat terlibat dalam percakapan yang dinamis dan tidak terikat skrip. Karakter digital ini nantinya mampu menganalisis pilihan pemain serta perubahan lingkungan di sekitar mereka untuk memberikan respons yang lebih personal.

Taruhan Besar pada Skalabilitas Game

Langkah berani ini membedakan HoYoverse dari kompetitor yang umumnya menggunakan alat otomatisasi hanya untuk menekan biaya produksi. Investasi ini merupakan taruhan jangka panjang terhadap retensi pemain dan kemandirian infrastruktur teknologi perusahaan. Liu Wei bahkan menyebut bahwa jika proyek ini tidak mencapai target, perusahaan siap menanggung risiko finansial tersebut sebagai bagian dari inovasi teknologi.

Keputusan ini mempertegas kesenjangan dalam cara judul game generasi berikutnya berkembang di berbagai platform. Fokus pada infrastruktur backend yang masif ini menjadi tolok ukur baru bagi pengembang game global dalam mengelola beban kerja teknis yang semakin berat, termasuk saat perangkat mobile dipaksa bekerja optimal untuk menangani konten yang kompleks seperti pada pengembangan game modern yang menuntut performa tinggi.

Referensi: HoYoverse | Notebookcheck